Selasa, 17 Juli 2012

1st Day @My School

Bismillahirahmanirahim.wr.wb...
1st day @My School  ( Senin, 16 Juli 2012 )
Alhamdulillah, apa yang sejak bayi terpikirkan hari ini terlaksana. melihat adya pergi sekolah, hari ini dan melihatnya semangat untuk sekolah, bangun lebih pagi dari biasanya dan mau tidur lebih cepat dari biasanya hanya karena dibilang " Besokkan adya mau sekolah..." .Adya Makin semangat ke sekolah dengan motor barunya si "purple" walau di bonceng sama si mbak eni. senanga aja melihat semangatnya untuk sekolah.

Sampai di sekolah ternyata dia nggak mau masuk kelas, hari pertama banyak orang tua yang mengantar anaknya tapi sampai di sekolah di hanya mau ke tempat mainan, mungkin dalam benaknya sejak kemarin yang namanya sekolah sama dengan bermain makanya dia semangat sekali ajak mirza sekolah " Ayo Bija kita sekolah !! " 

Tapi setelah dibujuk baru mau dia masuk kelas. Tapi di dalam kelas dia nggak mau gaul dengan teman-temannya, ibu guru ngajak anak-anak menyanyi lagu 'naik-naik ke puncak gunung', 'balonku' dan 'cicak-cicak di dinding' Adya sama sekali nggak mau nyanyi !! " Itukan lagunya mella, bundaaa..."

Today is second day @school....(Selasa,17 Juli 2012)
Hari ini adya masih semangat sekolah tapi dari kemarin tiap mau belok ke arah sekolahnya dia malah mau belok kanan ke TK Taruna Ria yang jaraknya berdekatan, mungkin karena disana lebih banyak mainannya. tapi lagi-lagi harus dibujuk baru dia mau sekolah di tempatnya @Kusuma Bangsa Playgroup.

Hari ini lebih baik, karena dia mau masuk kelas dan main di kelas walau masih terasa asing buat dia jadi banyak cemberutnya di kelas karena dia lebih tertarik untuk main mainan diluar daripada dikelas yang hanya nyanyi-nyanyi....oh adya.....Power Ranger and Dinosaurus contamination !!

Goodluck Son, Tomorrow Will Be Better... Trust Its !! Be  A good Son yaaa..... for yourself and bunda

Rabu, 11 April 2012

Biasakan Anak Gemar Membaca Sejak Dini

Adyanews - Untuk menanamkan kecintaan pada buku, dapat dilakukan ketika anak belum dapat membaca. Bentuk kegemaran membaca pada anak sejak dini. Itulah yang sebaiknya dilakukan setelah anak lancar membaca. Untuk menanamkan kecintaan pada buku, sebenarnya dapat dilakukan ketika anak belum dapat membaca.

Di sinilah diperlukan peranan orang tua untuk dapat membacakan buku yang isinya mendidik dan disesuaikan dengan usia anak. Jika sejak kecil anak diarahkan untuk gemar membaca dan menggali pengetahuan melalui buku, maka anak akan terbiasa menjadi pribadi yang mandiri dalam belajar. 

Pupuk kegemaran membaca pada anak sejak dini. Itulah  yang sebaiknya dilakukan setelah anak lancar membaca. Untuk menanamkan kecintaan pada buku, sebenarnya dapat dilakukan bahkan ketika anak belum lancar membaca atau bahkan ketika ia belum dapat membaca. Di sinilah diperlukan peranan orang tua untuk dapat membacakan buku yang isinya mendidik dan disesuaikan dengan usia anak.
Jika sedari kecil anak diarahkan untuk gemar membaca dan menggali pengetahuan melalui buku, maka anak akan terbiasa menjadi pribadi yang mandiri dalam belajar. Anak tidak akan cepat menyerah dengan kata, “Ah…saya tidak bisa!” Paradigma baru pun akan terbentuk pada si kecil, bahwa buku adalah sumber informasi.
Teman-teman, tentunya untuk membuat anak gemar membaca dan menjadikan buku sebagai sahabat barunya diperlukan proses. Tapi akhir-akhir ini, kami mengalami sesuatu yang sesuai dengan harapan kami, si kecil tak jarang meminta kami dapat menemaninya membaca buku ceritanya.
Yuk, ajak dan bentuk anak agar gemar  membaca.  Untuk itu, Ayah-Bunda dapat membaca pengalaman berikut sebagai gambaran langkah-langkah membentuk anak yang gemar membaca

Mulai beli buku.

Tentu saja, untuk mendorongnya mau membaca, daya tarik pertama bagi mata lincahnya adalah gambar dan warna. Oleh karena itu, belikan buku cerita dengan gambar dan warna menarik. Biasanya, untuk permulaan, carikan buku dengan gambar yang besar, tidak terlalu rumit dan menarik disertai dua sampai tiga kalimat cerita yang menyertai gambar itu. 

Dampingi.

Mulanya, ini yang kami lakukan. Kami membaca bersama buku cerita dengan cara bergantian.
Ayah-Bunda: Coba, sekarang kamu membaca  kata-kata yang diucapkan si domba, ya…Bunda akan membaca kata-kata si serigala.
Dengan bergantian membaca, Ayah-Bunda dapat mencontohkan intonasi yang benar pada kalimat tanya, kalimat berita, atau perintah. Anak pun belajar menghayati dan mengerti arti kalimat dalam cerita itu. Jadikan sesi belajar ini menyenangkan agar si kecil tidak bosan dan mengerti apa yang Ayah-Bunda sampaikan. Ayah-Bunda terkadang perlu lebih ekspresif dalam intonasi dan ekspresi wajah sesuai cerita yang dibaca bersama.

Uji pemahamannya.

Selesai membaca satu halaman, sebelum berlanjut ke halaman sebelumnya, biasanya Ayah-Bunda menguji si kecil.
Ayah-Bunda: Eh, tadi itu serigalanya mau melakukan apa, ya?
Dengan pertanyaan seperti ini, si kecil akan terbiasa membaca dan menangkap/membuat inti sari isi bacaan di pikirannya. Ini penting.
Sejauh apa pentingnya? Ini contohnya, ketika si kecil nantinya harus menangkap isi soal ujian atau PR, tentunya ia harus terlebih dulu dapat memahami soal itu sebelum mengerjakannya. Atau contoh lain, ini bayangan kami, ketika si kecil menjadi dewasa dan diposisikan sebagai pembuat keputusan, pikirannya sudah terbiasa menangkap inti sari dari sumber-sumber informasi yang diterimanya dari tulisan maupun lisan untuk membuat keputusan.
 Timbulkan kebiasaan gemar membaca ini sejak anak dalam rentang usia keemasannya.  Bahkan ketika si kecil belum dapat membaca, ini pun dapat dilakukan. Caranya? Ayah-Bunda dengan sabar membacakan cerita-cerita yang disesuaikan dengan umur anak. 

sumber http://www.keluarganobel.com


Minggu, 01 April 2012

Mengajarkan Kemandirian Pada Anak

Adyanews - Kemandirian harus diajarkan pada anak-anak sejak usia dini. Untuk mendidik anak agar mandiri, Anda perlu simak beberapa tip seperti dilansir BoldSky berikut.

1. Ajarkan anak mengenai tanggung jawab. Anda dapat memulainya dengan memberi penjelasan mengenai tanggung jawab.
Setelah itu, Anda dapat mengajarinya secara praktek, misalnya membiarkan anak mengerjakan Pekerjaan rumah yang diberikan guru secara sendiri. Anda tidak perlu membantu menyelesaikan, namun cukup memberi arahan.

2. Dampingi anak secara rutin ketika hendak mendidiknya menjadi anak mandiri. Sesekali, Anda perlu melepas anak untuk bertindak sendirian, misalnya seperti contoh di atas yaitu membiarkan dia mengerjakan PR-nya sendiri.

3. Dorong anak untuk melakukan hal-hal kecil. Misalnya, Anda memberi dia tugas untuk mencuci piringnya sendiri seusai makan pada hari-hari tertentu. Jika mereka melanggar, Anda tidak perlu marah, cukup mengingatkan dengan tegas.

4. Agar anak mandiri, Anda haru mengajarkan mereka melakukan tugasnya sendiri. Dalam usia tertentu, Anda tidak perlu mencuci pakaiannya dan tidak perlu membereskan tempat tidurnya. Biarkan anak membersihkan kamarnya sendiri.

5. Anak terkadang melawan beberapa perintah orangtua. Karena itu, Anda perlu tegas dan teguh pada kebijakan yang telah dibuat.

6. Sebelum menasihati anak, Anda harus percaya pada diri sendiri terlebih dulu bahwa nasihat tersebut adalah demi kebaikan masa depan anak. Sehingga ketika hendak menyampaikan nasihat dan perintah, Anda bisa lebih yakin.[Ach/okz]

Selasa, 14 Februari 2012

Bahaya..! Nonton Kartun Merusak Memori Balita

Adyanews - Sering menonton kartun cepat ternyata merugikan kemampuan balita untuk berkonsentrasi dan memecahkan teka-teki berbasis logika. Parahnya, satu penelitian menyebutkan kebiasaan ini juga bisa merusak memori jangka pendek mereka.

Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari University of Virginia di AS ini melibatkan 64 anak yang secara acak dibagi dalam tiga kelompok. Satu kelompok diminta secara khusus menonton sembilan menit kartun SpongeBob SquarePants yang populer, di mana perubahan adegan terjadi pada rata-rata setiap 11 Kelompok lain mengamati kartun pendidikan dengan perubahan adegan rata-rata setiap 34 detik, sedangkan kelompok terakhir diizinkan untuk menggambar.

Setelah itu anak-anak kemudian diminta untuk menyelesaikan berbagai tes. Yang pertama, tes teka-teki, dan tes yang kedua adalah tes mengikuti petunjuk. Hasilnya, terlihat kelompok anak yang sebelumnya diminta untuk menonton kartun lebih lambat menyelesaikan berbagai tes, bila dibandingkan dengan kelompok yang menonton kartun yang lambat dan kelompok yang menggambar.

"Percobaan memperlihatkan anak-anak menunjukkan prestasi yang lebih buruk setelah melihat kartun. Bahkan ada temuan yang didukung penelitian lain yang menemukan efek jangka panjang akan fakta negatif ini," tutup salah satu peneliti Dr Angeline Lillar.

follow my mom twitter @beiga2509

Senin, 13 Februari 2012

Tips Mengajari Si Kecil Membaca

Adyanews - Belajar membaca merupakan salah satu tahapan penting dalam perkembangan anak. Namun tidak semua anak tertarik untuk melakukannya. Berikut beberapa cara agar anak memiliki keinginan belajar membaca, seperti dikutip dari She Knows:

1. Membaca dengan Interaktif

Idealnya, Anda telah membacakan untuk anak sejak mereka masih kanak-kanak. Sehingga saat anak sudah duduk di bangku Taman Kanak-Kanak, mereka siap menjadi teman membaca Anda. Biarkan anak Anda memilih buku yang dia inginkan. Jangan terlalu mempermasalahkan, walaupun ia memilih buku yang sama setiap waktu. Coba tanyakan pada anak Anda mengapa ia memilih buku itu dan apa yang ia ingat tentang ceritanya?

Tunjukkan judul dan gambar yang terdapat pada sampul depannya. Bacalah judul dan penulisnya dengan keras agar anak bisa mengerti apa maksud dari kata-kata tersebut. Biarkan anak Anda mengubah halamannya saat Anda membaca. Ikuti teksnya dan jalankan jari Anda di bawah kata-kata yang Anda baca dengan keras.

Ketika Anda membaca untuk si kecil, tanyakan padanya apa yang terjadi di dalam cerita. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Berbicara tentang gambar-gambar yang ada di dalam buku, dan mintalah pada anak untuk menunjuk pada karakter atau benda-benda yang disebutkan di dalam cerita.

2. Berirama

Saat membaca dengan anak, bacalah dengan memberikan irama pada setiap katanya. Berhentilah di akhir baris dan biarkan anak Anda mengisi kata yang berirama untuk selanjutnya. Ini akan mendorong anak untuk mendengarkan dengan cermat dan membantunya mendengar suara yang berbeda pada awal kata: “jack and Jill went up the hill”, cobalah mengubah bunyi pertama dari setiap kata dengan suara yang berbeda. Atau misalnya, “twinkle, twinkle little star” menjadi “pinkle, pinkle pittle par”. Sebaiknya praktekkan cara ini dengan bacaan yang mudah.

3. Buku Alfabet

Cari buku alfabet yang sesuai dengan keinginan anak. Anda dapat mendapatkan buku alfabet dalam berbagai materi – binatang, makanan, mesin. Berikan dorongan pada anak untuk membuat sendiri buku alfabet mereka. Bantu anak Anda memotong gambar dari majalah dan menempelkannya pada lembar kosong, satu gambar untuk setiap huruf dalam alfabet.

Kenalkan huruf dengan suara pada anak Anda. Mainkan permainan yang mengeluarkan suara di rumah atau mobil. Misalnya Anda mengucapkan, "Ibu melihat sesuatu yang dimulai dengan be" (suara untuk huruf B). Ketika anak Anda sudah memahami permainannya, mulai padukan berbagai huruf mengenai benda tersebut. Contohnya, b-o-l-a, be-o-el-a. Cara ini dapat membangun keterampilan belajar untuk membaca, sehingga anak akan segera mencoba membuat bunyi apapun dari apa yang telah ia tulis.

4. Pakai Penanda

Coba tempelkan post it kecil pada benda sehari-hari, seperti pintu, tempat tidur, dinding, lampu, sehingga rumah Anda akan berubah menjadi sebuah buku gambar raksasa. Memang rumah akan jadi sedikit tidak indah dipandang, tapi demi perkembangan anak tentu hal tersebut tidak masalah dilakukan untuk beberapa waktu.

Dengan cara ini anak akan mulai untuk mempelajari setiap kata dengan langsung melihatnya. Mintalah anak untuk membantu Anda membuat post it tersebut. Tulis setiap kata dengan pensil atau pulpen. Kemudian, bawa anak ke tingkat selanjutnya dengan menunjukkan tanda-tanda di sepanjang jalan, nama toko, menu dan apapun dengan kata-kata.

5. Membaca Untuk Diri Sendiri

Jadilah teladan yang baik. Biarkan anak melihat Anda membaca novel, majalah, buku resep, koran dan lain-lainnya. Ajak anak untuk ikut duduk di samping Anda dengan buku gambarnya atau buku ceritanya sendiri.

6. Berikan Dorongan Untuk Membaca

Ketika anak Anda mulai untuk membaca, bahkan setelah ia menjadi seorang pembaca yang baik, biarkan dia memilih sendiri materi yang dia ingin baca. Biarkan dia membaca kotak sereal, katalog dan bahkan buku-buku yang lebih menantang untuknya. Bawa anak Anda ke perpustakaan dan berikan dia kebebasan.

Kamis, 09 Februari 2012

20 program anak yang paling sehat dinilai dari aktivitas fisiknya

Adyanews - FILM kartun popular yang menghadirkan Scooby Doo, seekor anjing rasgreat dane dengan perilaku pengecut dan memiliki nafsu makan tak terpuaskan ternyata dianggap sebagai kartun yang paling sehat.  Hal itu terungkap dari hasil survei yang diterbitkan oleh Departemen Kesehatan AS. Scooby juga mengalahkan beberapa tokokh kartun ternama dan legendaries lainnya seperti Tom and Jerry dan Wile E Coyote.

Para konsultan sebelumnya memantau stasiun televisi anak-anak yang menampilkan 20 program yang paling populer dan mencatat jumlah aktivitas fisik. "Setiap karakter dinilai dari tingkat aktivitasnya dan menerima nilai untuk perilaku yang baik seperti berjalan dan bermain olahraga," menurut jubir Departemen Kesehatan AS.
Karena banyaknya gerakan geng Scooby yang berlari dari monster, mereka pun menduduki puncak daftar tersebut.

Namun, jubir kementerian itu menegaskan bahwa pihaknya tidak menjadikan Scooby Doo yang terkenal hobi mengemil Scooby Snax sebagai anutan yang sehat. Seperti dikutip dari The Telegraph, Kamis (15/9), Anne Milton, dari Depkes AS mengatakan, "Pola makan sehat dan hidup aktif sangatlah penting terutama saat masa pertumbuhan."  Berikut daftar 20 program anak yang paling sehat dinilai dari aktivitas fisiknya :

1. Scooby Doo
2. Shaun the Sheep
3. Lazy Town
4. Peppa Pig
5. Bob The Builder
6. Tom and Jerry
7. Dora the Explorer
8. Looney Tunes
9. SpongeBob Squarepants
10. In the Night Garden
11. Ben 10
12. The Simpsons
13. Phineas and Ferb
14.The Sarah Jane Adventures
15. Tracey Beaker
16. Postman Pat
17. iCarly
18. Horrid Henry
19. Garfield
20. Charlie and Lola 

follow twitter @ beiga2509
sumber ; http://mencengangkan.blogspot.com

Memukul dan Membentak Bisa Membuat Anak Depresi

Adyanews - Gangguan ini berkembang hingga mereka beranjak dewasa, ditambah dengan sikap agresif dan kerap membantah orang-orang di sekitarnya.  MEMUKUL, menampar, atau membentak saat si kecil berbuat nakal dapat memancing tindakan agresif saat mereka dewasa nanti. Demikian kesimpulan dari studi selama 20 tahun yang digelar para peneliti dari University of Manitoba dan Children’s Hospital of Eastern Ontario.

Joan Durrant, anggota tim peneliti, menemukan hukuman fisik berkaitan dengan tingginya sikap agresif dan pemberontak yang dirasakan anak terhadap orang tua, saudara dan teman-temannya. Dari 500 keluarga yang menjadi bahan riset ini, terdapat sejumlah anak yang kerap mendapat hukuman secara fisik, seperti dipukul, ditampar atau dibentak oleh orang tuanya.

Akibat hukuman itu, mereka diketahui rentan terhadap depresi dan gangguan mental lainnya. Gangguan ini berkembang hingga mereka beranjak dewasa, ditambah dengan sikap agresif dan kerap membantah orang-orang di sekitarnya.

Seperti diberitakan Daily Mail, Rabu (8/2), selama 20 tahun pengamatan, para peneliti telah menemukan banyak perubahan pola pikir masyarakat mengenai metode hukuman bagi anak. Membentak, menampar, memukul, atau menepuk bokong sebagai tindakan sanksi bagi anak mulai diatur secara hukum di beberapa negara.

Memukul anak sebagai bentuk hukuman dilegalkan di AS dengan batasan-batasan tertentu yang berbeda di masing-masing negara bagian. Namun tindakan ini dilarang keras di 20 negara Eropa, termasuk Jerman, Spanyol dan Belanda. Di Inggris, hukuman secara fisik masih diperbolehkan, asalkan tidak meninggalkan bekas luka di tubuh. Peraturan ini dibuat sejak 2004, tapi tidak menghentikan 71% persen orangtua yang masih keukeuh mendukung hukuman fisik terhadap anak.

Para peneliti menyarankan agar orang tua memberlakukan sanksi yang tidak menyakiti fisik anak dan meamhami apa pengaruhnya terhadap perkembangan perilaku anak.
follow twitter @beiga2509
sumber : plasamsn.com

Minggu, 05 Februari 2012

Yuk, Ajarkan Menabung Lewat "Storytelling"!

Adyanews -"Pada dasarnya, pada usia tersebut anak-anak lebih menyukai cerita sebab lebih mudah diserap dan menghibur." -Maya Rizano-. Demikian diungkapkan Maya Rizano, Head of Group Communications and Corporate Sustainability HSBC Indonesia, Sabtu (12/11/2011), saat memaparkan program "Uangku Usahaku" di Jakarta. Paparan program perdananya sudah dilakukan di Sekolah Dasar Adik Irma, Jakarta.

Maya menuturkan, "Uangku Usahaku" terdiri dari kurikulum khusus yang mengajarkan para siswa nilai uang dan menggunakan uang secara bijaksana pada siswa-siswi kelas I-III SD. Bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI-Junior Achievement Worldwide) dan Dinas Departemen Pendidikan DKI Jakarta, program yang telah dikembangkan oleh tim Junior Achievement Worldwide di Colorado, Amerika Serikat (AS), ini akan dilaksanakan di sepuluh SD di Jakarta.

Adapun materi yang digunakan adalah cerita berjudul "Nisa Membeli Sebuah Hadiah". Cerita ini mengisahkan seorang anak bernama Nisa yang harus berusaha sendiri mendapatkan uang untuk membeli hadiah ulang tahun bagi temannya. Pesan moral yang ingin disampaikan dari cerita ini adalah upaya keras Nisa mendapatkan uang bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk orang lain dan teman-temannya.

"Karena program ini ditujukan untuk siswa-siswi kelas I sampai kelas III, storytelling dan puppet show (pertunjukan wayang) menjadi salah satu metode penyampaian yang efektif. Pada dasarnya, pada usia tersebut anak-anak lebih menyukai cerita sebab lebih mudah diserap dan menghibur," ujar Maya kepada Kompas.com.
Menggunakan teknik pengajaran storytelling, siswa diharapkan menjadi lebih kreatif dalam berpikir sehingga menambah wawasan dan meningkatkan daya imajinasinya. Teknik ini juga dirasa cocok untuk pelajar SD kelas I-III karena disesuaikan dengan kurikulum di masing-masing sekolah. Saat ini, di kelas I-II para siswa telah diberi pengenalan dasar-dasar mengenai uang dan menabung.

"Para guru pun mendapatkan ilmu tambahan dalam memberikan pengajaran mengenai uang, termasuk menambah wawasan mengenai teknik pembelajaran di kelas selain dari yang sudah ada selama ini," kata Maya. Tahun ini, program tersebut akan dijalankan di sepuluh sekolah, yang meliputi SD Adik Irma, SD Tarakanita 2, SD Islam Tugasku, SD Dwi Matra, SDIT Al-Azhar Kelapa Gading, SD Asisi, SD Bina Gita Gemilang, SDIT Al-Azhar 12, SD At-Taubah, dan SD Al-Ikhlas. 

Kegiatan ini dibawakan PM Toh atau Agus Nur Amal yang sudah dikenal anak-anak sebagai pencerita dan pembuat karakter tokoh di layar kaca. Untuk menjalankan tugasnya, PM Toh juga dibantu relawan HSBC yang bertindak sebagai narator yang selanjutnya diperagakan PM Toh melalui puppet show.

follow twitter @beiga2509

Mendidik Anak agar Tidak Materialistis

Adyanews - Orangtua zaman sekarang memiliki pekerjaan rumah demikian banyak dalam mengasuh dan membersarkan anak-anaknya. Hal yang paling kentara dan dirasa cukup sulit bagi orangtua adalah membesarkan anak tanpa tumbuh menjadi pribadi materialistis. Upaya orangtua harus  demikian kuat agar bombardir iklan di televisi, majalah, maupun pengaruh teman sebaya, yang menjadi beberapa faktor atas sifat materialistis, dapat diredam.

Studi yang dilakukan oleh Penn State's Smeal College of Business, seperti dikutip dalam No More Misbehavin' yang ditulis oleh Michele Borba, Ed.D, menyimpulkan bahwa anak-anak sekarang lebih materialistis di usia yang lebih muda lagi. Karena itu, menjadi tugas orangtua untuk menanamkan pemahaman kepada anak bahwa karakter moral, kontribusi terhadap lingkungan, dan kualitas hubungan mereka akan jauh lebih bernilai ketimbang materi yang bisa diperoleh.

Dengan kata lain, orangtua perlu meyakinkan anak bahwa identitas mereka tidaklah didasarkan pada apa yang mereka punya, tetapi pada siapa mereka. Orangtua perlu mempelajari sejumlah cara bagaimana cara membesarkan anak tanpa membuat mereka menjadi individu yang materialistis. Berikut cara-cara yang disarankan:

* Membatasi tontonan televisi :
Ini aturan yang sering disebutkan oleh para ahli. Sebaiknya anak tidak menonton lebih dari dua jam setiap hari. Selain sejumlah program yang dibuat banyak yang masih tidak sesuai dengan usia anak, iklan yang muncul di antara program tersebut kerap menarik perhatian anak dan pada akhirnya membuat mereka menginginkannya. Cara lain yang juga dapat dilakukan adalah dengan mengalihkan perhatian anak saat jeda iklan. Kalaupun tidak, jelaskan kepada anak tentang teknik pemasaran yang biasa digunakan dalam iklan. Atau tonton acara yang tidak ada iklannya.

* Perhatikan apa yang diperhatikan anak: 
Bila Anda melihat anak ingin menggunakan celana jins skinny, pakaian dengan merek ternama karena melihatnya di majalah, inilah waktunya untuk menjelaskan kepada mereka agar tidak selalu mengikuti arus. Pada awalnya anak mungkin saja akan kesal, sebal, dan mengatakan Anda tidak paham perasaan mereka. Namun, dengan mengingatkan akan hal tersebut, pada akhirnya anak akan meresapi penjelasan Anda.

* Katakan "tidak":
Bukan tindakan tepat untuk selalu memberikan apa saja yang diinginkan anak. Lagipula, menurut Michele, Anda tidak selalu mendapatkan apa yang diinginkan dalam hidup ini 'kan? Mengatakan "tidak" atau menolak membelikan benda-benda yang diinginkan anak bukanlah hal keliru.

* Hadiah tanpa membeli:
Sesekali ada baiknya juga melatih anak untuk tidak membeli hadiah bagi anggota keluarga. Hal itu akan mendorong anak untuk kreatif dalam membuat hadiah tanpa mengeluarkan uang, misalnya membuat kartu, puisi, atau poster yang menggambarkan rasa sayang mereka bagi penerima hadiah.

* Menjadi panutan:
Sebelum terburu-buru menyalahkan iklan di televisi maupun teman sepermainan anak, coba lihat kembali diri sendiri. Apakah Anda gemar mengoleksi barang tertentu yang harganya sangat mahal? Apakah Anda sebagai orangtua suka membeli aneka busana dari perancang atau merek terkemuka? Kalau jawabannya iya, orangtua perlu membenahi diri. Perlu diingat, anak lebih meniru orangtuanya. Dengan kata lain, kalau orangtua ingin memiliki anak yang tidak materialistis, harus bisa menjadi contoh. Percuma saja orangtua mengajarkan anak untuk tidak selalu membeli barang mewah sementara sang ibu masih asyik membeli sepatu atau tas dengan harga selangit.

* Ajarkan prioritas:
Gunakan keputusan berbelanja sebagai peluang untuk mengajarkan perencanaan keuangan, termasuk bagaimana mengontrol keinginan yang tidak perlu. Saat berbelanja untuk keperluan sekolah, misalnya, minta anak untuk membuat daftar barang yang diinginkan lalu buat prioritasnya.

* Latih kesadaran untuk menyumbang:
Tidak harus memaksa anak untuk mau menyumbangkan benda kesayangan mereka. Orangtua bisa menjadi contoh baik dengan menyumbangkan barang sendiri untuk kegiatan amal dan jelaskan alasan Anda melakukan itu. Setelah itu biarkan anak tahu bahwa mereka dapat mendonasikan barang-barangnya juga. Barang tersebut bisa diberikan kepada sepupu yang lebih kecil ataupun kepada anak-anak yang tidak mampu. Hal itu akan membantu anak menyadari bahwa barang hanya objek semata. Mereka juga belajar untuk melepaskan kesenangan dari barang yang dimiliki agar orang lain dapat merasakan, kesenangan yang sama, seperti yang dialaminya.

follow twitter @beiga2509

Senin, 30 Januari 2012

Kebanyakan Ngegame, Anak Bisa Tumbuh Seperti 'Zombie'

Adyanews - Kebiasaan main game sampai larut malam bisa membuat anak kurang tidur dan selalu kelelahan. Ditambah berkurangnya kepekaan terhadap lingkungan sosial, generasi anak masa kini dikhawatirkan akan tumbuh seperti 'zombie' alias mayat hidup.

Sebuah badan amal yang peduli terhadap pemainan komputer, Wing South West memperkirakan kesehatan anak-anak yang kecanduan main video game akan sangat mengenaskan. Ibaratnya seperti habis dirajam, hanya saja bukan dengan batu melainkan dengan rasa lelah karena kurang tidur.

"Kami mengamati sejumlah anak yang sepanjang waktu seperti orang habis dirajam, bukan karena memakai obat terlarang tetapi karena kurang tidur setelah main game sepanjang malam," kata Paul Bowser yang memimpin penelitian itu seperti dikutip detikINET dari Dailymail, Selasa (31/1/2012).

Hal lain yang menjadi keprihatinan para peneliti adalah berkurangnya kemampuan sosialisasi atau bergaul. Anak-anak yang kecanduan game akan kehilangan empati atau kepekaan sosial, sehingga makin mirip dengan zombie dalam film-film horor.

Terlepas dari hasil penelitian tersebut, kebiasaan main game pada anak-anak memang sering dikaitkan dengan risiko kesehatan. Main game membuat anak kurang gerak, sehingga rentan kegemukan maupun menderita penyakit kronis seperti diabetes dan gangguan jantung.

Menanggapi hasil penelitian ini, seorang pemilik toko game di Plymouth, Bradley Brown menilai risiko ini bisa diatasi dengan adanya pendampingan oleh orangtua. Terlebih pada masa kini, banyak game-game yang menyediakan fasilitas pengaturan waktu agar mati sendiri jika sudah terlalu lama.

Malah jika digunakan dengan bijak, video game juga bisa meningkatkan kesehatan. Misalnya jika seseorang sedang merasa stres karena banyak pikiran atau masalah, risiko depresi bisa dikurangi dengan melampiaskan kepenatan tersebut saat bermain game.

follow twitter @beiga2509

Bahaya Bahan Pembuat Mainan Anak

Bahaya bahan pembuat mainan anak - Tak perlu membelikan anak mainan yang banyak. Sedikit mainan saja sudah membuatnya nyaman. Namun, harus diperhatikan terbuat dari bahan apa mainan anak tersebut.
Dengan bermain, anak akan memiliki dan mengembangkan potensi diri, daya pikir, dan kemampuan imajinatifnya. Banyak orang tua lebih mengajarkan bermain sambil belajar sesuatu hal kepada anaknya. Karena dengan metode seperti itu, si anak akan mudah menerima ajaran yang diberikan serta tidak akan membosankan.

Namun, dibalik indahnya bermain dengan anak, kita sebagai orang tua harus paham bahan apa yang tidak baik bagi kesehatan anak yang terdapat dalam mainan. Karena saat ini, mainan banyak terbuat dari bahan yang berbahaya dan beracun. Untuk itu, bagi orang tua harus benar-benar tahu apakah mainan anak nya mengandung bahan berbahaya atau tidak. Karena kalau benar ada bahan berbahaya dalam mainan, maka akan menganggu kesehatan sang anak.

Tips memilih mainan anak

  • Perhatikan bahan pembuatnya. kebanyakan bahan mainan anak terbuat dari plastik. Namun, bahan plastik ini juga beresiko mengandung bahan kimia. Karena amat mudah memasukkan bahan kimia ke dalam plastik. Jadi, hindari bahan mainan dari plastik ini. Kita bisa memilih bahan dari kayu, wol, atau material alami sebagai alternatifnya.
  • Pilihlah bahan organic. Memang harga yang ditawarkan bahan mainan organic ini lebih mahal dari yang biasa. Tentu saja, selain lebih aman dan ramah pada anak-anak, bahan organic ini akan dapat membantu merangsang pertumbuhan pada anak.
  • Hindari bahan berbahaya. Bahan mainan yang yang mengandung PVC, timah, BPA, dan phtalates sangat tidak aman bagi anak-anak. Ini berarti akan mengganggu kesehatan anak dan perkembangan nya.
  • Jangan beri anak mainan banyak. Sedikit mainan sudah cukup untuk nya bermain. Lebih baik dengan sedikit mainan namun dapat menghibur serta mendidik anak daripada banyak mainan namun tidak bermanfaat.
Jadi, sebagai orang tua, haruslah bijak dalam membelikan mainan untuk anaknya. Lebih aman membuat mainan sendiri dan juga lebih bermutu.(nb)

sumber :  http://aurapesona.com

Cara Memilih Makanan Sehat untuk Balita

Adyanews - Memilih makanan untuk Balita (bayi di bawah lima tahun) itu memang gampang-gampang susah, banyak makanan yang diproduksi oleh pabrik-pabrik makanan untuk anak-anak dan balita, tetapi tidak ada yang bisa memastikan apakah makanan-makanan tersebut memiliki dampak pada kesehatan atau tidak.

Balita dan anak-anak biasanya menyukai makanan yang manis dan gurih, sehingga mereka akan langsung memilih kue manis, donat atau snack kaya karbohidrat dan kaya perasa buatan daripada jenis makanan sayuran. Padahal kita tahu mana yang lebih sehat. Jangan menyalahkan mereka, karena yang harus kita ubah adalah menu makanan mereka. Buatlah menu yang cocok dengan lidah dan selera mereka.

Menjaga balita dari kelebihan gula, garam dan kalori sudah menjadi tugas kita sebagai orang tua. Agar kandungan nutrisi yang dibutuhkan balita tidak hilang, ada baiknya jika kita mengolah sendiri makanan sehat ini. Tidak sulit membuatnya, asal tau resep dan cara membuatnya, kita pasti bisa menyajikan menu-menu lezat ini. Jika masih bingung memilih jenis makanan apa, berikut ini adalah beberapa tips memilih makanan untuk balita :

Bubur sayur: Buatkan bubur sayur yang rendah lemak dan bebas perasa buatan. Campur sayur seperti wortel, brokoli, kembang kol dengan plain yogurth, bawang putih, perasan lemon, sedikit garam, merica dan madu. Sehat dan alami.

Omelet telur: Balita pasti suka dengan menu sederhana ini. Telur kaya dengan protein yang baik untuk masa pertumbuhan balita. Omelet ini juga membantu si balita kenyang lebih lama. Pilih telur ayam kampung untuk menu omelet ini.

Potongan blueberry dan yogurt: Balita tidak akan menolak makanan yang lezat dan lembut ini. Buah blueberry segar kaya akan vitamin C dan antioksidan. Yogurt kaya protein dan mineral. Keduanya bisa membuat daya tahan tubuh balita tetap terjaga.

Potongan apel segar yang dioles ke selai kacang: Ini adalah menu yang lezat. Apel yang 'kres' dicampur dengan gurih selai kacang. Apel kaya vitamin C dan vitamin A. Selai kacang kaya dengan protein dan lemak baik. Lebih baik lagi jika kita  membuat sendiri selai kacang ini agar tidak banyak mengandung gula.

Sereal dari gandum dan susu: Menu ini adalah kesukaan anak-anak dan kaya serat. Campur sereal, susu dan beri potongan kecil buah segar seperti strawberry atau apel. Pastikan kita memilih sereal yang tidak memakai banyak gula dan pemanis buatan. Jika si kecil merasa sereal ini kurang manis, beri sedikit madu.

Campuran pisang dan alpukat: Perpaduan manis pisang dan gurih alpukat akan membuat balita Anda suka. Dengan kandungan serat yang tinggi, kandungan kalium pada pisang baik untuk menjaga kesehatan buah hati Anda. Jangan takut dengan lemak nabati pada alpukat, ini baik untuk menjaga kesehatan jantung si kecil.

Roti tawar gandum dan selai keju: Daripada memilih roti tawar warna putih, pilih roti tawar yang terbuat dari gandum utuh. Jenis ini lebih kaya serat dan lebih sedikit kalori dibanding dengan roti tawar putih. Selai keju kaya akan protein, pilih yang rendah garam. Bisa juga kita oles dengan selai strawberry atau selai kacang buatan sendiri.

Smoothies: Minuman lembut ini tidak akan ditolak oleh balita. Blender buah kesukaannya dengan plain yogurt, tambahkan sedikit gula. Ini jauh lebih sehat daripada jus yang dijual dalam kemasan.
Dengan banyaknya menu, nutrisi yang sehat untuk balita dapat terjaga. kita juga bisa menjadikan menu di atas sebagai menu yang sehat untuk kita dan seluruh keluarga.

Asupan makanan yang kaya akan gizi sangat diperlukan balita dalam masa pertumbuhannya, pilihlah menu makanan yang sehat dan jangan membiarkannya memilih makanan-makanan siap saji, karena itu sangat buruk untuk gizi balita. 
 
sumber : Ballista.blogspot.com

Kendalikan Tensi dengan Bluberi

Adyanews - Bagi Anda yang gemar mengonsumsi buah-buahan sebaiknya mulai mempertimbangkan bluberi atau stroberi sebagai pilihan. Riset terbaru mengindikasikan, kebiasaan mengudap buah segar yang satu ini memberi manfaat besar bagi kesehatan, yakni membantu menurunkan tekanan darah. Dalam studi yang dipublikasikan American Journal of Clinical Nutrition  itu, para ilmuwan menemukan khasiat nyata bluberi setelah memantau diet sekitar 160.000 pria dan wanita selama 14 tahun. Para ilmuwan menganalisa salah satu unsur dalam diet tersebut yakni zat antioksidan yang disebut flavonoid.

Kajian menunjukkan, mereka yang paling banyak mengonsumsi anthocyanin— salah satu jenis flavonoid— tercatat 12 persen lebih rendah mengalami risiko tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi buah yang mengandung zat antioksidan tersebut .

Bluberie dan stroberi adalah dua jenis buah yang diyakini menjadi sumber terbaik anthocyanin. Faktanya, mereka yang secara rutin memakan sekitar 1/2 cangkir bluberi dalam sepekan tercatat 10 persen lebih rendah mengalami tekanan darah tinggi ketimbang mereka yang tak pernah memakan buah ini. Riset-riset terdahulu juga ada yang mengaitkan zat anthocyanin dengan pembuluh darah yang lebih lentur.

“Anthocyanin dapat meningkatkan produksi natrium oksida dalam tubuh, yang membuat pembuluh darah menjadi lebih lentur sehingga darah dapat dengan lebih mudah melewatinya,” jelas Aedin Cassidy, Ph.D., peneliti dari University of East Anglia, Inggris. Tetapi bagaimana dengan antioksidan yang lain? Para ilmuwan  juga pernah melakukan kajian terhadap jenis flavonoid lain — yang terkandung dalam cokelat hitam, anggur merah dan teh —  dan semunya memiliki khasiat menekan risiko hipertensi.

Tetapi flavanoid pada bluberi rupanya masih lebih unggul. "Zat antioksidan lainnya juga dapat menekan risiko tingginya tekanan darah,  tetapi tidak sebaik anthocyanin. Kenapa? Perkiraan Anda tidaklah sebaik yang mereka punya, tetapi penelitian di masa depan akan mengungkap pertanyaan tentang ini," ujar Cassidy.(nb)

sumber : kompas.com

Pisang Sehatkan Usus Besar

Adyanews - Apa persamaan pisang dengan jagung, telur, ikan salmon, dan bayam? Sebuah vitamin yang sangat baik bagi usus besar Anda! Vitamin itu adalah B6. Ilmu pengetahuan telah menunjukkan bahwa dengan asupan vitamin B6 yang cukup setiap hari, maka Anda dapat terhindar dari risiko terkena kanker usus dan dubur seperti dikutip dari kompas.com.

Dalam sebuah penelitian besar yang mencari kaitan vitamin B6 dengan kesehatan usus besar, mereka yang memiliki asupan vitamin B6 tertinggi dari makanan dan suplemen ternyata memiliki sangat sedikit peluang terkena kanker kolorektal (kanker yang mengenai kolon dan rektum) hingga 20-30%. Dan penelitian ini hanya baru menunjukkan satu dari sekian banyak manfaat vitamin B6. Para peneliti menduga bahwa vitamin B6 berperan dalam memaksimalkan kerja folat dalam tubuh sehingga proses buang air besar menjadi lancar.

Selain usus besar yang sehat, vitamin B6 juga membantu mencegah penyakit parkinson dan depresi. Sebaiknya, konsumsi pisang sebanyak 1½-2 pisang dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin B6 dan folat. Agar tak bosan dengan mengonsumsi pisang biasa, variasikan pisang dengan beberapa cara berikut ini:  
- Jadikan sebagai pengganti selai pada roti gandum. 
- Campur es krim rendah/bebas lemak rasa cokelat dengan pisang. 
- Ganti keju dengan pisang sebagai isi cracker beras Anda saat mengudap.

Minggu, 29 Januari 2012

Hajar Kolesterol Jahat dengan Tomat

Adyanews - Bagi Anda yang sedang berjuang menurunkan kadar kolesterol atau tekanan darah tinggi, kini ada suatu solusi praktis dan enak.  Mulai saat ini, rajinlah mengonsumsi makanan yang mengandung buah tomat seperti pasta atau jus tomat.

Menurut laporan riset yang dimuat jurnal Maturitas, makanan dari tomat yang sudah dimasak seperti pasta ternyata memiliki khasiat yang nyaris sama seperti obat kimia penurun kolesterol.

Seperti dilansir Daily Mail, para ahli merekomendasikan bahwa tomat dapat menjadi   "alternatif yang efektif" pengganti statin, jenis obat yang umumnya diresepkan untuk kondisi yang menyebabkan gangguan jantung. 
Menurut peneliti, dengan hanya mengonsumsi dua ounces atau sekitar 60 gram pasta tomat atau seperdelapan sari buah tomat setiap hari sudah cukup bagi pasien untuk memeroleh manfaat tersebut.

Rahasianya terletak pada senyawa likopen yang memberi warna merah terang pada tomat matang. Antioksidan kuat ini penting bagi kesehatan  dalam menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Peneliti menekankan, tomat yang sudah dimasak adalah sumber terbaik. Hal itu telah dibuktikan dalam penelitan di mana tubuh dapat menyerap lebih banyak likopen dari tomat masak daripada tomat yang belum di masak.

Ini merupakan kajian para ahli di Australia yang menganalisis 14 penelitian internasional tentang manfaat likopen dalam 55 tahun terakhir. Mereka menyimpulkan, senyawa tersebut dapat memberi perlindungan alami terhadap dampak peningkatan kadar "kolesterol jahat" atau  rendahnya densitas lipoprotein di dalam darah.

Efeknya tomat yang dimasak dapat disejajarkan dengan dosis kecil statin yang digunakan untuk mengobati pasien dengan kolesterol atau tekanan darah tinggi. Kondisi ini bisa menjadi faktor penyakit kardiovaskuler.

Salah satu penulis penelitian, Dr Karin Ried, dari University of Adelaide, mengatakan tomat terutama memiliki likopen tingkat tinggi. Ia menambahkan, setengah liter sari buah tomat atau 50 gram pasta tomat setiap hari  menyediakan perlindungan melawan penyakit jantung.  Tetapi jika hanya makan sebuah tomat sehari tidak akan cukup.

"Saya benar-benar merekomendasikan untuk mempertimbangkan pasta tomat. Makanan ini kaya likopen dan tak sulit untuk mendapat 50 gram setiap hari atau dalam pizza atau sebagai minuman. Penelitian kami menunjukkan, bila lebih dari 25 gram likopen dikonsumsi setiap hari, itu bisa mengurangi kolesterol "buruk" hingga lebih dari 10 persen," ujar Ried.

"Itu dapat disamakan dengan pengaruh dosis rendah pengobatan yang umumnya diresepkan tetapi tanpa efek samping, seperti sakit otot dan lemas dan kerusakan saraf," tambahnya. Likopen juga dapat ditemukan dalam buah semangka, jambu, pepaya, pink grapefruit, aprikot dan rosehip, tetapi dalam konsentrasi lebih rendah..

Sumber : kompas.com

8 Makanan yang Wajib Masuk Daftar Menu

Adyanews - Setiap manusia butuh makan untuk mengisi energi dan tenaga yang sudah terbuang. Tetapi masih banyak orang yang cuek dan tidak memperhatikan apa yang masuk ke dalam mulut mereka. Padahal makanan memainkan peran penting tidak hanya untuk mengatasi rasa lapar, tetapi juga fungsinya dalam meningkatkan kesehatan. Singkatnya, kita harus pintar memilih makanan yang baik untuk tubuh. Berikut ini adalah 8 jenis makanan yang wajib Anda konsumsi setiap hari, seperti dikutip MensHealth:

Bayam
Anda sepertinya harus mencontoh tokoh kartun Popeye yang doyan makan bayam. Bayam memiliki peran sangat vital dalam membangun otot karena kaya akan sumber omega-3 dan folat, yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan osteoporosis. Hebatnya lagi, folat juga dapat meningkatkan aliran darah ke bagian bawah tubuh Anda, sehingga membantu melindungi Anda terhadap masalah yang berkaitan dengan seksual. Bayam juga tinggi kandungan lutein, suatu senyawa yang dapat melawan degenerasi makula (kerusakan jaringan mata).

Yogurt
Minuman kesehatan hasil fermentasi ini sangat baik untuk menunjang kesehatan secara keseluruhan. Yogurt mengandung ratusan juta organisme probiotik (bekteri baik) yang berfungsi sebagai bala bantuan dalam menghadapi bakteri jahat di dalam tubuh Anda. Yogurt juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dan memberikan perlindungan melawan kanker.

Tomat
Warna merah pada kulit tomat mengandung antioksidan likopen. Jika ingin mendapat hasil yang terbaik, sebaiknya Anda memasak tomat terlebih dahulu sebelum menyantapnya. Karena tomat yang dimasak lebih mudah diserap oleh tubuh. Studi menunjukkan bahwa diet kaya likopen dapat menurunkan risiko kanker kandung kemih, paru-paru, prostat, kanker kulit, dan kanker perut, serta mengurangi risiko penyakit arteri koroner. Jika Anda tidak terlalu suka tomat, bisa menggantinnya dengan semangka merah, kesemek Jepang, pepaya, jambu biji.

Wortel
Wortel tidak hanya baik untuk menjaga kesehatan mata, tetapi juga mengurangi risiko kanker dan keparahan akibat peradangan seperti asma dan rheumatoid arthritis. Sebagai alternatif penggantinya, Anda bisa mengonsumsi ubi jalar, labu, paprika dan mangga.

Kacang hitam
Semua jenis kacang umumnya baik untuk kesehatan jantung. Tetapi kacang hitam memiliki khasiat yang tidak dimiliki oleh kacang lainnya yakni, meningkatkan kekuatan otak. Kacang hitam kaya akan kandungan anthocyanin - suatu senyawa antioksidan yang berfungsi untuk meningkatkan fungsi otak. Dalam sehari Anda cukup mengonsumsi setengah cangkir kacang hitam (8 gram protein dan 7,5 gram serat). Kacang hitam sangat rendah kalori dan bebas dari lemak jenuh, jadi anda tidak perlu takut untuk mengonsumsinya.

Walnut

Tahukah Anda bahwa sesungguhnya walnut memiliki kandungan omega 3 lebih banyak ketimbang ikan salmon. Diet tinggi omega 3 telah dipercaya dapat meningkatkan kesehatan jantung, mencegah stroke, dan hipertensi.

Oats
Manfaat oat yang sangat penting bagi penderita diabetes dalam membantu mengatur kadar gula darah. Hasil penelitian dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa beta-glucan pada oat dapat membantu mencegah terjadinya peningkatan kadar gula darah secara drastis pada penderita diabetes setelah makan.
Penelitian lain yang dilakukan oleh para ahli dari University of Texas Southwestern Medical Center juga membuktikan hasil yang serupa. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine menyatakan bahwa serat makanan (seperti beta-glucan pada oat ) dapat membantu mengatur kadar gula darah pada penderita diabetes. Sebenarnya masih banyak lagi manfaat oat, seperti untuk kesehatan jantung, menurunkan koleterol, dan meningkatkan fungsi otak.
Blueberries
Tingginya kandungan antioksidan dalam blueberries membuat makanan ini dikenal sebagai musuh utama kanker. Bahkan beberapa studi menunjukkan bahwa blueberry kaya kandungan serat, vitamin A dan C. Jika Anda susah mendapatkannya tidak perlu khawatir, Anda bisa menggantinya dengan acai berry, angggur, kismis dan stroberi.

Mari Makan Bayam, Cegah Anemia

Adyanews - Suka makan bayam bukan berarti Anda lantas dapat mengalahkan Brutus, musuh bebuyutan Popeye. Mengalahkan Brutus adalah hak istimewa Popeye. Namun, setidaknya dengan suka makan bayam, Anda akan mendapat satu jenis nutrisi dari sekian banyak nutrisi lain yang terdapat dalam bayam, yang dapat membantu menambah sel darah merah.

Zat besi adalah salah satu keistimewaan bayam. Zat besi diperlukan untuk pembentukan sel darah merah agar Anda tidak menderita penyakit kekurangan darah, yang dikenal dengan nama anemia. Sungguh tidak mengenakan menderita anemia. Mudah lemas, olahraga sedikit saja napas sudah tersengal-sengal. Belum lagi dada terasa sakit usai olahraga.  Dan yang pasti penderitanya sering pusing. Berdiri terlalu cepat dari posisi duduk sudah bikin tubuh seperti "melayang". Belum lagi wajah pucat. Jadi tidak terlihat cantiknya. Pada akhirnya kegiatan fisik menjadi aktivitas yang sering dihindari oleh para penderita anemia.

Banyak penyebab yang dapat menimbulkan anemia. Dari semuanya, anemia karena kekurangan zat besi yang paling mudah diobati. Tentu saja denagn rajin menyantap makanan yang mengandung zat besi, seperti bayam. Jika Anda sudah menyantap banyak sumber zat besi, ada beberapa pantangan. Seperti misalnya menghindari hal-hal yang bisa mencegah penyerapan zat besi oleh tubuh. Kafein adalah contohnya. Minuman yang mengandung kafein dapat mencegah penyerapan. Jadi, sudah berapa banyak pun makanan mengandung zat besi yang disantap kalau Anda juga rajin minum kopi, tiada guna.

Apa saja sumber-sumber zat besi selain bayam? Banyak,misalnya hati sapi atau ayam, kerang, tiram, daging sapi yang dimasak, ikan salmon, tuna, sereal yang diperkaya zat besi, kacang-kacangan, serta pasta.

sumber : kompas.com

Anak Pendek Berpotensi Kegemukan

AdyaNews - Anak-anak yang tinggi badannya di bawah rata-rata atau pendek (stunting), berpotensi mengalami berat badan berlebih atau obesitas. Selain itu potensi kecerdasan mereka juga bisa terganggu. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010 yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, tercatat sekitar 38 persen balita di Indonesia tergolong stunting.

"Sebenarnya ini masalah lama, tetapi selama ini pemerintah lebih fokus pada kondisi gizi buruk dan gizi kurang," kata Dr.Yustina Anie Indriastuti, Sp.GK, di sela acara penghargaan pemenang kompetisi "Dokter Cilik Mahir Gizi" yang diadakan Nestle Indonesia (30/1/2012).

Ia menjelaskan, anak yang pendek lebih rentan kegemukan karena saat mereka sudah besar dan makannya bertambah, tinggi badannya tidak bisa bertambah lagi, sehingga hanya berat badannya saja yang naik. "Status stunting pada anak sebenarnya dapat dilihat dengan mengukur tinggi badan dan berat badan anak secara rutin kemudian dilihat grafiknya di KMS. Dengan demikian bisa dilakukan upaya perbaikan gizi," kata dokter yang akrab disapa Anie ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, semakin dini anak stunting ditingkatkan status gizinya, makin bisa dioptimalkan kesehatannya, termasuk tinggi badannya. "Di usia sekolah, yakni usia 10-12 tahun akan terjadi percepatan pertumbuhan anak. Di masa ini, bila gizinya cukup anak masih bisa bertambah tinggi," imbuhnya. 

Faktor genetik memang berperan dalam tinggi badan anak, tetapi Anie mengatakan bahwa faktor gizi dan lingkungan juga berkontribusi. "Kalau gizinya optimal dan rajin olahraga tinggi badan anak bisa maksimal bahkan melebihi orangtuanya,"pungkasnya.

sumber : kompas.com

Sabtu, 28 Januari 2012

Cara Simpel Merawat Gigi Anak

Adyanews - Terdapat beberapa kasus yang terjadi pada anak berhubungun dengan kesehatan giginya, banyak anak yang malas untuk gosok gigi, dan takut untuk memeriksakan giginya ke dokter. Sehingga perawatannya pun menjadi berkurang.

Orangtua anak harus selalu memperhatikan perawatan gigi anak. Perawatan gigi anak harus diperhatikan sejak dini dari usia 0, tidak hanya gigi saja yang harus dirawat, mulutnya juga harus dirawat. Untuk pemberian susu pada anak, baik itu dalam bentuk susu botol ataupun asi, ibu harus tahu bahwa dalam susu terdapat kandungan asam (laktosa) yang dapat merusak gigi. Pada saat anak menyusu, gigi akan terendam oleh susu terutama jika posisi anak telentang.

"Kebanyakan gigi yang rusak atau kotor disebabkan oleh susu atau asi, Ibu tidak harus mengurangi porsi susu untuk anak, namun perhatikan cara pemberiannya, jadi pada saat menyusui anak harus didudukan, jangan sambil tidur. Orang tua juga harus duduk. Untuk bayi, sesudah minum susu Gigi anak harus di lap dengan kassa hangat, atau dibilas dengan air putih, hingga susunya tidak membekas dimulut," tutur drg Laily Kadaryati Sp Rad.

Kamis, 19 Januari 2012

10 Tips Agar Gemar Menabung

Adyanews - Menabung…huh dari dulu hingga sekarang susah sekali untuk menabung, ada saja keperluan yang mendadak atau pengen beli… Kalau sudah begitu terpakasa deh pecahkan Celengan Semar.. GUBRAKK!!.. :) 

Menurut orang yang ahli dibidangnya dan sering melakukan survey bahwa Kebiasaan menabung orang Indonesia ternyata dari tahun ke tahun tidak berubah. Hanya 47 persen orang Indonesia yang sudah mulai menabung, serta hanya 29 persen yang taat kepada anggaran belanja yang dibuatnya. (bener ga sih??) Trus..gimana sih caranya agar mudah menabung?? Masih menurut orang tersebut ada 10 cara mudah menabung:

1. CATAT KEBIASAAN ANDA DALAM SEBULAN
Sebenarnya menabung itu sangat mudah, selama pengeluaran Anda lebih kecil dari pendapatan. Sebelum itu, Anda harus tahu bagaimana kebiasaan Anda dalam mengeluarkan uang setiap bulannya. Cobalah untuk mencatat pengeluaran harian, mingguan dan bulanan. Kemudian tentukan mana yang perlu dikurangi.. :) 

2. SISIHKAN UANG UNTUK ANDA PRIBADI
Kunci kesuksesan menabung adalah untuk menyisihkan uang di awal, sebelum pembayaran hal-hal lain seperti membayar listrik, air dan cicilan. Tentukan tujuan jangka panjang dan secara reguler tabunglah uang Anda dalam tabungan ataupun investasi. Karena jika Anda terbiasa untuk berbelanja dan baru berusaha menabung setelah ada sisa uang di akhir bulan, maka umumnya sisa uang yang ada di rekening Anda tidak banyak.

3. TENTUKAN TANGGAL
Jika Anda mendapat gaji bulanan maka tidak akan bermasalah untuk menentukan tanggal untuk menyisihkan dana, tapi bagi Anda yang menerima upah/gaji tiap dua minggu, maka tentukan satu dari dua tanggal tersebut untuk menyisihkan dana yang akan ditabung. Jika Anda wirausahawan, tentukan tanggal di tengah bulan di saat Anda tidak membayar tagihan-tagihan.

4. BAYARLAH UTANG ANDA
Segera melunasi utang adalah salah satu cara terbaik untuk mempercepat Anda dalam menabung. Hal ini disebabkan karena bunga pinjaman lebih tinggi dari bunga tabungan.

5. JAGA TERUS DISIPLIN ANDA
Setelah utang terbayar, maka teruslah sisihkan dana setiap bulannya ke tabungan, bahkan lebih baik lagi jika tersedia penarikan otomatis untuk dimasukkan ke investasi.

6. MOTIVASI DIRI ANDA UNTUK MENCAPAI HASIL YANG BESAR
Tentukan apa yang Anda inginkan dan ketahui berapa jumlah dana yang dibutuhkan, kemudian tentukan cara yang realistis seperti menabung reguler selama enam bulan. Letakkan gambar yang menunjukkan apa yang Anda impikan di meja kerja, kamar ataupun dompet agar Anda selalu ingat tujuan Anda menabung. Jadi tiap kali ada godaan diskon ataupun Obral Pakaian di mal, Anda tidak mudah tergoda.

7. BUKA REKENING YANG TIDAK BISA ANDA SENTUH
Untuk pembelian dengan jumlah yang lebih besar, menabunglah perlahan dengan memanfaatkan deposito. Rekening ini umumnya memiliki tingkat bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa, dan jangka waktu yang periodenya telah ditentukan. Dengan demikian Anda tidak dapat menyentuhnya saat ada godaan untuk berbelanja, namun tetap dapat dicairkan saat terjadi keadaan darurat.


8. GUNAKAN CELENGAN ATAU TOPLES UNTUK KOIN ANDA
Uang dalam bentuk koin sering dianggap tidak penting, padahal jika dikumpulkan sesuai dengan pepatah “sedikit sedikit lama lama menjadi bukit” Di saat toples atau celengan penuh bisa menambah jumlah tabungan Anda atau dapat digunakan untuk kebutuhan yang lainnya.

9. KANTONGI BONUS & KEJUTAN LAINNYA
Setiap kali Anda menerima bonus atau hadiah dalam bentuk tunai, langsung masukkan ke rekening tabungan. Uang ini bukan bagian dari penghasilan reguler Anda, sehingga jangan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari Anda dan simpanlah. Jika Anda memiliki utang, gunakanlah dana ini untuk melunasi utang Anda.

10. BIASAKAN HIDUP HEMAT
Terdapat banyak cara untuk berhemat tanpa harus menderita. Bawalah makanan dan air minum dari rumah, gunakan transportasi umum, berhenti merokok, berlibur di saat yang tidak padat (low season), manfaatkan diskon agar memperoleh barang yang Anda “butuhkan” dengan lebih murah, dan masih banyak lagi.(nb)

Amankah Menerapkan Vegetarian untuk Anak?

Adyanews - Banyak wanita memilih pola makan vegetarian untuk menjaga berat badannya tetap stabil. Namun, jika ini diterapkan pada anak-anak, apakah aman untuk kesehatan mereka? Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2008 oleh Harris Interactive atas nama Vegetarian Times melaporkan bahwa 7,3 juga orang dewasa di Amerika Serikat memilih pola diet vegetarian. Menurut Elizabeth Turner, Chief Editor dari Vegetarian Times, minat konsumen pada makanan vegetarian meningkat. Untuk orang dewasa, ini mungkin tidak mengherankan, tapi jika diterapkan pada anak-anak, apakah bermanfaat baik?

Seperti dilaporkan oleh KidsHealth, pola makan vegetarian menstabilkan berat badan yang sehat dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Diet vegetarian juga mengurangi penyakit seperti hipertensi dan diabetes. Namun itu masih perlu dipertimbangkan jika ingin menerapkan diet vegetarian untuk anak-anak.

Menurut ahli gizi, Shannon Martinez-Pederson dan Carol M. Meerschaert V, sebelum merencanakan diet vegetarian untuk anak-anak, perlu dipertimbangkan juga kebutuhan gizi mereka. Ada banyak pilihan sayuran dan buah yang dapat dipilih untuk anak. Bisa saja diterapkan diet vegetarian untuk anak-anak, asalkan tetap memberikan asupan kalori karena mereka masih dalam masa pertumbuhan.(nb)

Ingin Punya Anak Pintar? Simak Rahasianya

Adyanews - Cikal bakal otak anak mulai terbentuk pada usia kehamilan dini. Anak sehat dan pintar di sana bermula. Dari situ pulalah, masalah dan gangguan perkembangan bisa muncul. Kalau mau memiliki anak yang pintar dimulai dari sini (masa awal kehamilan) karena lempengan otak sudah terbentuk saat usia kehamilan 18 hari. Maka itu, kehamilan tersebut benar-benar harus dipersiapkan, ujar dokter spesialis tumbuh kembang anak, dr Ahmad Suryawan SpA(K).

Dari bentuk lempengan, pertumbuhan otak dalam janin akan terus tumbuh. Puncaknya saat kehamilan antara empat bulan hingga enam bulan. Nutrisi yang baik dan didukung psikis ibu yang stabil akan membentuk sel-sel otak bayi. Semakin banyak sel otak yang tumbuh, semakin tercipta anak yang cerdas. Untuk itu, pada masa kehamilan, ibu dilarang stres karena akan memengaruhi perkembangan sel-sel pembentukan otak.

Setelah bayi lahir, sel-sel otak harus distimulasi agar semakin banyak pembentuk jaringan penghubung sel-sel otak. Masa stimulasi ini, lanjut dokter yang akrab disapa Wawan itu, sangat penting dilakukan sejak dini. Otak anak yang kurang stimulasi tak memiliki jaringan penghubung.

Wawan menitikberatkan masalah stimulasi dini agar para orang tua mengetahui perkembangan anaknya. Sebab, ada masa periode kritis. Saat itu, pertumbuhan otak anak tidak tumbuh dan tidak berkembang. Periode kritis ini adalah sebuah kurun waktu dalam pertumbuhan otak anak. Bila didapatkan gangguan, akan berakibat anak mengalami kelainan perkembangan yang permanen dan sulit disembuhkan, paparnya di Karawaci, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

Jika gangguan tersebut diketahui sejak dini, masih bisa dilakukan langkah-langkah perbaikan. Namun, jika deteksi terlambat, dikhawatirkan menjadi cacat seterusnya. Karena, pertumbuhan otak itu hanya sampai usia anak enam tahun.(nb)

Bayi Ternyata Mampu Membaca Gerakan Bibir

Adyanews - Bayi-bayi rupanya punya kekuatan tersembunyi. Tidak hanya dapat belajar bicara dengan mendengarkan suara orang tuanya, mereka juga mampu membaca gerak bibir juga. Dari satu riset terbaru di AS terungkap bahwa bayi berumur enam bulan mulai dapat melebarkan daya jangkau matanya untuk mempelajari mulut ketika orang berbicara padanya. ''Untuk dapat menirukan, bayi harus tahu dulu bagaimana bibir membuat suara yang mereka dengar,'' ujar ketua riset ini, David Lewkowicz dari Florida Atlantic University. ''Ini termasuk proses yang luar biasa rumit.''

Yang lebih menakjubkan, mereka tidak butuh waktu lama untuk belajar. Dalam beberapa bulan, bayi-bayi ini dapat menyerap ilmu soal gerakan bibir dan produksi suara. Ketika mereka ulang tahun ke-1, bayi sudah dapat memberikan respons dengan menatap mata orang tuanya. Kecuali, jika mereka mendengar suara yang tidak lazim, seperti bahasa asing yang tidak pernah mereka dengar.

''Ini benar-benar penemuan yang menarik,'' ujar Profesor Bob McMurray dari University of Iowa. Dia melanjutkan, bayi tahu apa yang mereka perlu tahu dan mereka mampu untuk mengerahkan perhatian untuk hal-hal yang penting dalam perkembangan mereka.''

Pilih Penggunaan Termometer Sesuai Usia

Adyanews - Siapa yang tidak cemas melihat buah hati demam? Pada saat anak demam, mungkin hal yang pertama Bunda lakukan adalah mengecek suhu tubuh si kecil dengan menggunakan termometer. Namun, apakah Bunda mengetahui bagaimana sebaiknya cara penggunaan termometer sesuai usia si kecil?
Siapa yang tidak cemas melihat buah hati demam? Pada saat anak demam, mungkin hal yang pertama Bunda lakukan adalah mengecek suhu tubuh si kecil dengan menggunakan termometer seperti dilansir dari infobunda.com
Namun, apakah Bunda mengetahui bagaimana sebaiknya cara penggunaan termometer sesuai usia si kecil? Berikut ini penjelasannya.
Bayi baru lahir hingga usia 3 bulan
Gunakanlah termometer digital untuk mengukur suhu tubuhnya. Termometer ini menggunakan sensor panas elektrik untuk mengukur suhu tubuh manusia. Untuk penggunaannya, Bunda bisa membaringkan si kecil dengan posisi telentang seperti ketika Bunda akan menggantikan popoknya. Kemudian masukkan termometer ke dalam rectal, hentikan jika terasa ada tahanan.
 Pilihlah termometer yang digunakan melalui anus. Jangan lupa untuk tetap melakukan kontak mata agar si kecil merasa nyaman.  Saat ini termometer digital terbaru juga sudah dapat memberikan hasil pengukurannya dalam hitungan detik saja.
Bayi usia 3 bulan hingga 4 tahun
Pada usia ini Bunda bisa memilih termometer digital yang dimasukkan ke dalam rectal, lewat mulut atau dijepit pada ketiak si kecil. Pemeriksaan melalui anus memang paling baik, namun jika si kecil suka menggeliat Bunda dapat melakukan pemeriksaan lain salah satunya melalui mulut. Bila pemeriksaan melalui mulut sulit untuk si kecil, Bunda dapat menggunakan termometer yang dijepitkan di ketiak si kecil, meskipun hasilnya tidak seakurat melalui mulut atau anus.
Usia 4 tahun ke atas
Untuk usia 4 tahun ke atas biasanya sudah bisa menggunakan termometer yang dimasukkan ke dalam mulut. Penggunaan termometer yang dimasukkan ke dalam mulut dapat memberikan hasil yang lebih akurat.  Apabila si kecil baru saja selesai makan sebaiknya tunggu sekitar 15 menit baru Bunda bisa mengukur suhunya dengan termometer di mulut. Sebaiknya tidak menggunakan termometer dari kaca karena lebih mudah pecah dan didalamnya terdapat zat berracun yang berbahaya bisa tertelan. 
Catatan:
Meskipun termometer bisa digunakan pada mulut, ketiak dan anus. Sebaiknya Bunda menyediakan 2 termometer yang berbeda. Jangan gunakan termometer dari mulut ke anus meskipun sudah dibersihkan.(nb)

Lebih Jauh Mengenal ADHD

Adyanews - Bunda mungkin pernah mendengar kata “ADHD”. Namun, Bunda mungkin tidak begitu mengetahui apa dan bagaimana ADHD itu.Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) adalah suatu kondisi yang merenggut  anak-anak dari kemampuan mereka untuk fokus dan dapat  memperhatikan sesuatu. Anak-anak dengan ADHD yang gelisah dan mudah terganggu. Hal ini membuat sulit untuk tetap "pada tugas," apakah itu mendengarkan guru atau menyelesaikan sebuah tugas seperti dilansir dari infobunda.com
Institut Nasional Kesehatan Mental memperkirakan 3% sampai 5% anak-anak menderita ADHD, tetapi beberapa ahli percaya angka itu bisa setinggi 10%.Anak penderita ADHD mempunyai tanda-tanda sulit fokus atau memberikan perhatian terhadap sesuatu, bersikap hiperaktif dan impulsif. Tanda-tanda  yang muncul paling tidak menetap selama 6 bulan. Biasanya muncul sebelum anak berusia 7 tahun, dialami pada 2 atau lebih suasana yang berbeda misalnya di rumah atau di sekolah.
Peran orangtua amat penting bagi anak penderita ADHD. Bagi orangtua harus tahu apakah si kecil memiliki ADHD atau tidak. Seringkali orangtua tidak sabar menghadapi anak yang terlalu aktif. Bedakan antara hiperaktif dan ADHD.  Bila si kecil seringkali terlihat tidak mau menyelesaikan tugasnya jangan langsung memarahinya dengan mengatakan “anak malas” atau “anak bodoh”. Dampingilah mereka dan konsultasikan kepada ahlinya jika ditemui tanda-tanda anak Anda memiliki ADHD.(nb)

Rabu, 18 Januari 2012

Bayi Ternyata Mampu Membaca Gerakan Bibir

Adyaraka - Bayi-bayi rupanya punya kekuatan tersembunyi. Tidak hanya dapat belajar bicara dengan mendengarkan suara orang tuanya, mereka juga mampu membaca gerak bibir juga. Dari satu riset terbaru di AS terungkap bahwa bayi berumur enam bulan mulai dapat melebarkan daya jangkau matanya untuk mempelajari mulut ketika orang berbicara padanya. ''Untuk dapat menirukan, bayi harus tahu dulu bagaimana bibir membuat suara yang mereka dengar,'' ujar ketua riset ini, David Lewkowicz dari Florida Atlantic University. ''Ini termasuk proses yang luar biasa rumit.''

Yang lebih menakjubkan, mereka tidak butuh waktu lama untuk belajar. Dalam beberapa bulan, bayi-bayi ini dapat menyerap ilmu soal gerakan bibir dan produksi suara. Ketika mereka ulang tahun ke-1, bayi sudah dapat memberikan respons dengan menatap mata orang tuanya. Kecuali, jika mereka mendengar suara yang tidak lazim, seperti bahasa asing yang tidak pernah mereka dengar.

''Ini benar-benar penemuan yang menarik,'' ujar Profesor Bob McMurray dari University of Iowa. Dia melanjutkan, bayi tahu apa yang mereka perlu tahu dan mereka mampu untuk mengerahkan perhatian untuk hal-hal yang penting dalam perkembangan mereka.''

Tips Cara Mengurus dan Mendidik Anak Tanpa Stress

Adyaraka - Sebagai orangtua yang baik kita harus bertanggungjawab dalam merawat, membesarkan dan mendidik anak-anak kita agar kelak dewasa menjadi orang yang mandiri, baik, soleh dan mampu menjadi ayah atau ibu yang baik bagi cucu-cucu kita. Dalam mengurus anak, memang tidak mudah karena membutuhkan kesabaran, ketekunan, keseriusan, keterampilan, kesiapan, kedewasaan, kemapanan, dan lain sebagainya.

Memang saat ini banyak kita temui laki-laki dan perempuan dewasa yang tidak siap menjadi seorang ayah atau ibu bagi anak-anaknya karena berbagai penyebab. Seharusnya orang yang telah menikah harus siap dalam berbagai hal termasuk kedatangan buah hati yang mungkin bisa lebih dari satu jumlahnya. Selain anak, konsentrasi pun harus bisa terpecah ke berbagai hal seperti pekerjaan, tetangga, orangtua, pasangan hidup, wali, saudara, rumah, kendaraan, lingkungan masysrakat, dan lain sebagainya. Semua bersatu padu menjadi satu kesatuan yang harus siap dihadapi oleh orang yang menginjak usia dewasa. Berbagai masalah pelik yang muncul dari rumah tangga belu tentu mampu dihadapi oleh setiap orang yang telah berumahtangga. Dalam tulisan kali ini akan lebih mengacu kepada persoalan pada membesarkan anak. Setiap fase dalam hidup anak kita bisa memunculkan masalah tersendiri, mulai dari di dalam kandungan, aru lahir, bayi, balita, usia baru sekolah, remaja, dan dewasa.   

Untuk memudahkan kita dalam membesarkan anak-anak kita ada baiknya untuk mengetahui tips-tips berikut di bawah ini :

1. Belajar Mengurus Anak Dari Berbagai Referensi Sejak Dini
2. Mempersiapkan Materi dan Mental Sebelum Memiliki Anak
3. Belajajar Manajemen Emosi Agar Tidak Mudah Terpancing
4. Berbagai Tugas Dengan Suami Atas Isteri Kita (Kerjasama)
5. Anak Yang Cerdas, Baik dan Soleh Sumber Kebahagiaan Orangtua
6. Menghadapi Anak Dengan Tenang, Tegas, Bijaksana dan Adil
7. Menyerahkan Segala Sesuatu Kepada Tuhan Yang Maha Esa
8. Tidak Malu Meminta Bantuan Apabila Dirasa Perlu
9. Masa Depan Anak Adalah Masa Depan Kita Juga
10. Anak Hanya Titipan Sementara, Amanah Bagi Kita

Apabila anda punya tambahan lain silahkan gunakan fitur komentar di bawah ini karena masukan anda akan sangat berguna sekali bagi para pembaca. Terima kasih.(nb)

8 Cara Sederhana Mendidik Anak Untuk Hidup Bersih

Adyaraka - Hidup bersih dan sehat adalah idaman semua orang. Apakah itu anak- anak atau orang dewasa. Kalau orang dewasa sangat sederhana memberikan pengertiannya bagaimana untuk hidup bersih dan sehat tetapi bagaimana dengan anak-anak, tentunya perlu trik khusus untuk itu. Bila kita mengajari anak sedari kecil tentang hidup bersih dan sehat tentunya ketika ia dewasa nanti ia akan tetap menerapkan cara-cara untuk hidup sehat. Kita sebagai orang tua pun sangat senang bila anak kita dapat menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya. Tetapi tahukah anda bahwa  mengajarkan anak untuk selalu hidup bersih tidaklah mudah. Perlu kesabaran dan totalitas di dalamnya.

Lalu bagaimana cara jitu mendidik anak untuk hidup bersih ? berikut cara sederhananya
  1. Sebelum mengajarkan pada anak untuk hidup bersih hendaknya kita sebagai orang tua dapat mencontohkannya kepada anak kita. Salah satu caranya, kita menyediakan peralatan dan fasilitas yang selalu bersih untuk mereka.
  2. Ajarkan mereka dengan memberikan tempat-tempat yang nyaman dan bersih. Misalnya, jangan biarkan pakaian menumpuk di sudut-sudut rumah.
  3. Selalu bersihkan tempat anak beristirahat, misalnya kamar tidur.
  4. Letakkan tempat sampah secara ideal. Dapat meletakkan tempat sampah pada kamar tidur, dapur.
  5. Biasakan mencuci tangan dan kaki setiap habis berpergian, berangkat tidur dan makan.
  6. Biasakan mandi dengan bersih. Gunakan sabun dan sikat gigi. Ajarkan mereka mandi dengan sabun dan menyikat gigi dengan benar ( jadikan ini rutinitas sambil mengajarkan mereka sedikit demi sedikit ).
  7. Tidak merokok di depan anak-anak kita. karena ia tahu itu tidak baik.
  8. Berikan ia buku bacaan atau poster-poster yang menggambarkan dan mengajarkan  pola hidup bersih dan sehat.
Saya percaya bila kita menanamkan pola dan kebiasaan hidup bersih pada anak kita sedari dini, maka ketika ia dewasa kelak akan merasakan sangat besar manfaatnya serta ia akan mengajarkan pula kepada anak-anaknya.(nb)